Bos Galak Nyebelin Bab 52 : Lost Princess

aandzee.id – Bos Galak Nyebelin Bab 52 : Lost Princess

KLIK DISINI UNTUK MEMBACA BAB 51

Menimbang dari segala kemungkinan yang terjadi dan ancaman bangkrutnya Golden Corp karena kelalaiannya sendiri, membuat Om Suryo berpikir keras.

Apalagi satu-satunya perusahaan yang bisa membantunya saat ini hanyalah Richard Grup, membuat Om Suryo semakin pusing.

Perusahaan lain sudah jelas-jelas menolak atas pengajuan bantuan yang beberapa hari ke belakang ini gencar Rion ajukan.

Jadi satu-satunya jalan adalah menyerah dan meminta bantuan Richard untuk menyelamatkan semuanya.

Tiba-tiba Om Suryo punya ide brilian.

Melihat keponakannya menaruh hati pada Fara, itu artinya tidak akan sulit baginya untuk mencapai tujuan.

Jika Adam menikah dengan Fara, otomatis kedua perusahaan keluarga ini akan bersatu dan Golden Corp akan bangkit dari keterpurukan saat ini.

Sekarang yang harus dia pikirkan adalah bagaimana mengembalikan Fara pada orang tuanya tanpa ada yang curiga dengan rencana besarnya. Termasuk Grace, Adam, dan juga Fara.

“Kamu ingin dosa-dosa kita di masa lalu hilang dengan mengembalikan Fara pada orang tuanya?” tanya Om Suryo pada adik kembarnya.

“Tentu saja, Kak. Apa yang bisa Grace lakukan untuk menebus semua kesalahan itu?”

“Jangan pernah terlibat dengan masalah ini.”

“Maksud Kakak apa?” tanya Grace panik.

“Biar semua ini menjadi urusan kakak. Tapi satu hal yang kakak minta, jangan pernah ceritakan ini pada siapapun. Simpanlah untuk dirimu sendiri.”

“Tapi, Kak ….”

“Siapapun yang bertanya, jangan pernah jawab atas keterlibatanmu dalam penculikan itu. Jika sedikit saja ini bocor, kita bisa binasa. Bukan hanya kita berdua, tapi Golden Corp dan keluarga Yudhistira akan celaka. Kamu bisa jaga ini semua, kan?” pinta Om Suryo penuh harap.

“Baik, Kak, Apapun akan Grace lakukan untuk menebus kesalahan itu.”

“Good girl,” ucap Om Suryo sambil memeluk adiknya dengan sayang.

Pada sebuah rapat yang di hadiri oleh banyak perusahaan, Golden Corp menjadi yang paling terasingkan karena potensi bangkrut sudah di depan mata.

Ferry si tersangka utama sudah kabur ke luar negeri bersama Anita.

Sherly yang tidak ingin terlibat dengan pencucian uang perusahaan akhirnya pura-pura bodoh dan setuju atas pembatalan pernikahan Anita dan Adam.

Bahkan sampai saat ini, tidak ada yang tahu jika Anita adalah anak kandungnya.

Dengan licik dan menyelamatkan diri sendiri, Sherly bahkan menjelekkan nama Anita di depan orang-orang.

Sejak awal dia hanya peduli dengan kesenangan dirinya sendiri. Apalagi jika Sherly meninggalkan Alfred sekarang, dia tidak akan mendapatkan apa-apa.

Wanita itu pasti akan merasa rugi karena telah menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan harta yang dia inginkan dari suaminya.

Sore itu Om Suryo bersama seorang pengacara mendatangi kediaman keluarga Richard.

Dia berniat untuk mengembalikan putri mereka yang hilang.

Dengan penuh suka cita, Laras maupun Richard menyambutnya dengan hangat.

Wanita itu berkali-kali mengucap syukur dan memohon pada Om Suryo untuk segera mempertemukannya dengan sang putri yang selama ini dia rindukan.

Untuk menyembunyikan kecurigaan, Om Suryo berdalih menemukan bayi mungil itu di depan Rumah Sakit saat dia akan menjenguk Grace yang juga sedang di rawat di Rumah Sakit yang sama.

Om Suryo juga berkilah kenapa tidak melaporkannya ke polisi karena tidak ingin di tuduh sebagai penculik.

Akhirnya dia meminta Pak Yusuf dan Bu Lisa untuk merawat bayi yang dia beri nama Fara Dikara itu.

Selama ini Om Suryo jugalah yang telah membiayai pendidikan Fara.

Hal itu membuat Larasati dan Richard merasa berhutang budi pada Om Suryo.

Pak Yusuf dan Bu Lisa juga dipanggil ke rumah keluarga Richard.

Mereka berdua menjadi saksi dan membenarkan ucapan Om Suryo.

Dari hari, tanggal dan jam yang sama persis dari pengakuan Om Suryo maupun Pak Yusuf dan Bu Lisa, membuat Laras dan Richard percaya dengan semua yang mereka katakan.

Sementara itu, Fara yang tidak tahu apa-apa diminta untuk datang ke Rumah Sakit untuk melakukan tes DNA.

Gadis itu heran karena ada Bapak dan Ibunya juga disana.

“Ibu sama Bapak kenapa ada disini?” tanya Fara curiga.

Gadis itu baru keluar dari ruangan pengambilan sampel darah yang akan membuktikan orang tua biologisnya.

“Sini, Nak ….” Bu Lisa menarik tangan Fara dan memeluknya erat.

Wanita paruh baya itu terus meneteskan air mata yang tidak Fara ketahui kenapa.

“Pak, Bu, ada apa ini?” tanya Fara semakin tidak mengerti.

Pak Yusuf juga terus meneteskan air matanya dan memeluk Fara dari belakang.

Mereka bertiga berpelukan seakan akan dipisahkan.

“Maafkan ibu, Nak …” bisik Bu Lisa lirih. Wanita itu tidak bisa membendung air matanya yang terus terjatuh.

“Ibu nggak salah apa-apa. Ini ada apa sebenarnya?”

Om Suryo datang bersama Tante Grace, Oma Stefanie, Adam dan Rion. Disusul oleh Richard, Larasati, Andrew, dan Oma Rossa. Sementara orang tua Richard sudah tiada.

Suasana semakin haru saat dokter keluar dari ruangannya dan memberi kabar jika tes yang dilakukan terbukti akurat bahwa Fara adalah anak kandung dari Richard dan Laras.

Mendengar ini, baik Rion dan Adam hampir tidak percaya.

Apalagi setelah membatalkan pernikahannya dengan Anita, Adam telah menyatakan cintanya pada Fara dan mereka berdua saat ini sedang menjalin hubungan asmara.

Laras tidak bisa menahan tangisnya dan langsung memeluk Fara erat. Wanita itu berkali-kali menciumi wajah putrinya yang hilang selama bertahun-tahun ini.

Richard mendekati mereka berdua dan memeluk istri serta putrinya. Persis seperti apa yang dilakukan Bu Lisa dan Pak Yusuf tadi.

Walau bagaimanapun, orang tua angkat Fara tidak bersalah. Mereka juga tidak tahu bagaimana Om Suryo mendapatkan bayi Fara dulu.

Mereka hanya tahu jika Om Suryo memintanya untuk merawat Fara dan selama ini Om Suryo tidak pernah telat memberikan uang setiap bulan.

Hal itu membuat Larasati dan Richard tidak menuntut apapun. Bahkan mereka malah sangat berterima kasih pada mereka berdua dan meminta Pak Yusuf dan Bu Lisa untuk tinggal bersama. Namun, keduanya sudah betah tinggal di desa dan menolak dengan halus permintaan orang tua kandung Fara.

Oma Rossa dan Oma Stefanie juga sama kagetnya. Mereka tidak pernah menyangka jika akhirnya mereka berdua akan menjadi besan seperti apa yang pernah mereka rencanakan.

Bu Lisa dan Pak Yusuf kembali lagi ke kampung halamannya sementara Fara diminta untuk pindah ke rumah orang tuanya.

Meski bagi Fara hal ini seperti mimpi dan tidak bisa dia percaya, tapi setidaknya gadis itu sudah mengetahui identitas aslinya.

Fara meminta waktu untuk pindah ke rumah keluarga Richard. Dia tidak akan semudah itu pergi dari kamar kost kesayangannya yang telah dia tinggali selama bertahun-tahun.

Neni juga tidak pernah menyangka jika Fara yang selama ini dia kenal kerap numpang makan bersamanya adalah seorang anak dari Richard Charles Wigiya. Pemilik Hotel Richard Grup yang selama ini dia bekerja disana.

“Gila, ini bener-bener gila. Fara Dikara! Lo ternyata anak dari bos gue!? Demi apa, Fa?” ucap Neni tidak percaya.

Gadis itu berkali-kali mencubit pipi sahabat satu kostnya dengan gemas.

Neni bahkan bercanda dengan bilang pada Fara untuk mengangkatnya sebagai manager di hotel tempatnya bekerja karena dia adalah sahabat anak dari pemilik hotel besar itu.

Fara hanya tertawa menanggapi lelucon sahabatnya.

Gadis itu tidak pernah menyangka jika Pak Richard yang selama ini dia kagumi adalah ayah kandungnya.

Sementara Larasati, wanita yang telah mengandung dan melahirkannya baru saja dia temui.

Gadis itu masih memikirkan keputusannya untuk pindah ke rumah orang tuanya.

[Sayang, belum tidur?]

*ting … satu pesan masuk dari Adam membuyarkan lamunannya.

[Belum]

Fara membalas pesan itu singkat.

[Ya udah, aku tidurin sini] balas Adam lagi.

[JANGAN GILA!]

[Bentar lagi juga kita akan tidur bareng setelah menikah]

Fara hanya bisa nyengir saat membaca pesan balasan dari bos galak dan menyebalkannya.

Gadis itu juga sudah mendapat ijin dari ayahnya untuk tetap bekerja di Golden Corp dan tidak akan merubah apapun.

Orang tua Fara tidak akan memaksa putrinya berhenti bekerja jika itu adalah pilihannya.

Dapat di pertemukan dengan Fara adalah hal yang paling membahagiakan bagi mereka.

“Ciyee … udah official makanya gandengan teroosss …” ledek Nessy saat memergoki Adam dan Fara memasuki lobby kantor mereka dengan bergandengan tangan layaknya remaja yang sedang kasmaran.

Fara reflek melepaskan genggaman tangan kiri Adam pada tangan kanannya karena malu, tapi Adam malah semakin erat menggenggamnya.

Pria itu bahkan sengaja memeluk Fara di depan Nessy yang saat ini tengah menjomblo. Hal itu membuat Nessy berdesis sebal.

Mereka semua tertawa dan terlihat sangat bahagia.

Richard Grup menyuntikkan dana yang sangat besar untuk Golden Corp dan berhasil membantu menyelamatkan perusahaan tempat Fara bekerja.

Hubungan Laras dan Tante Grace juga membaik. kedua sahabat dekat itu saling memaafkan atas masa lalu mereka.

Grace juga mengakui kesalahannya yang membenci Laras. Padahal ibu dari Fara itu tidak pernah tahu jika Grace mencintai Richard sejak dulu.

Mereka akhirnya berdamai dengan keadaan dan berjanji akan memulai lembaran baru mulai sekarang.

Untuk pertama kalinya, Fara akhirnya tinggal bersama orang tua kandungnya meski barang-barangnya yang ada di kost-an belum sepenuhnya dia bawa.

Gadis itu memandangi kamarnya yang luas. Rasa tidak percaya jika sebenarnya selama ini dia terpisah dari orang tua kandungnya.

Tapi walau bagaimanapun, gadis itu tetap bersyukur karena dikelilingi oleh orang-orang baik selama ini.

Apalagi hubungannya dengan Adam mendapat restu dari semua orang. Hal itu membuatnya semakin bahagia. Kecuali Sherly, mama tiri Adam yang malah sangat membenci Fara mengetahui siapa sebenarnya dirinya.

Kedua keluarga Adam dan Fara sudah merencanakan pernikahan mereka berdua.

Oma Rossa dan Oma Stefanie sangat bersemangat dengan pernikahan kedua cucu-cucu mereka.

Keduanya sudah tidak sabar untuk menjadi seorang buyut bagi anak Adam dan Fara kelak.

Pada malam pertunangan Adam dan Fara, Josh yang merupakan putra dari Merry, sahabat Laras dan Grace, turut hadir pada acara tertutup itu.

Josh yang memang menaruh perasaan pada Fara terlihat kecewa melihat gadis yang dia cinta malah akan menikah dengan Adam, musuh bebuyutannya sewaktu SMA.

Sementara Adam tidak begitu ingat siapa Josh karena sejak dulu dia terlalu banyak mempunyai musuh.

Acara pertunangan itu berlangsung dengan lancar meskipun hanya keluarga inti dan sahabat dekat saja yang hadir.

Resepsi pernikahan keduanya akan dilangsungkan sebentar lagi.

Sebagai kakak pertama, Rion sudah mengijinkan adiknya untuk menikah terlebih dahulu karena dia memang belum menemukan wanita yang benar-benar bisa membuatnya jatuh cinta.

Merry bergabung bersama Larasati, Grace dan Vania. Dia tidak pernah tahu jika selama ini putranya telah jatuh cinta pada anak sahabatnya.

Josh memperhatikan Adam dan Fara dari kejauhan dengan kesal.

Pria itu seperti menyimpan dendam pribadi pada Adam dari masa sekolah dulu.

“Lihat saja Adam, lo tidak akan berlama-lama merasakan kebahagiaan diatas penderitaan orang lain yang lo ciptakan.”