Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris

Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris – Setelah 30 tahun lamanya akhirnya Liverpool FC berhasil juara di liga inggris terlebih ini adalah gelar pertama mereka di format kompetisi Premier League yang dimulai pada tahun 1992/93 karena terakhir mereka berhasil menjuarai liga inggris yaitu pada tahun 1989/`990 sebelum format Premier League dibuat.

Namun yang ingin aandzee bahas bukan tentang kesuksesan Liverpool FC memutus puasa gelar liganya melainkan hasil match yang menjadi penentuan Liverpool mengangkat gelar juara yaitu match antara Chelsea vs Manchester City di Stamford Bridge yang dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 2-1. Hasil tersebut membuat Liverpool menjadi juara lebih cepat dari semestinya karena rival terdekat Liverpool yaitu City sudah tidak bisa mengejar lagi setelah dikalahkan oleh Chlesea.

Baca Juga : Fakta Stan Kroenke yang mungkin gooners belum ketahui

Uniknya ternyata ini bukan kali pertama Chelsea membantu mengalahkan rival sang juara dan menentukan siapa juaranya atau bahasa kerennya menjadi Kingmakers di Liga inggris. Berikut beberapa pertandingan di saat Chelsea kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris :

Musim 2013/2014. Persaingan antara Manchester City vs Liverpool FC

Liverpool 0-2 Chelsea. EPL musim 2013/2014

Ini adalah musim pertama dimana Sir Alex Ferguson sudah tidak lagi melatih di Manchester United. Karena beliau pensiun di musim 2012/2013 dengan berhasil mengantongkan 20 gelar juara liga inggris di tangan. Sehingga di musim itu persaingan hanya menjadi milik Manchester City dan Liverpool FC saja karena Arsenal dan Chelsea sudah terlalu jauh dari perebutan juara. Chelsea sendiri sedang dibasut oleh Mourinho di tahun pertamanya sedang membangun ulang tim setelah kembali lagi dari melatih Real Madrid.

Manchester City yang saat itu dilatih oleh Pellegrini dengan suntikan uang belanja dari uang sultan yang tidak terbatas dan Liverpool FC yang saat itu dibasut oleh Brendan Rodger dengan duet maut Luis Suarez dan Daniel Sturridge di depan. Salahsatu duet maut tersubur di sejarah liga inggris.

Di beberapa match terakhir menjelang kompetisi bergulir, Liverpool saat itu sedang memimpin klasemen dengan Manchester City masih menyimpan beberapa match lebih banyak dibandingkan Liverpool. Liverpool sendiri harus berhadapan dengan Chelsea yang saat itu berada di peringkat ketiga. Pertandingan wajib menang bagi liverpool di anfield.

Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris
Momen historical EPL. Gerard Slip
<script data-ad-client="ca-pub-1465180678589020" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>

Namun naas bagi Liverpool bukannya menang, justru liverpool dipermalukan oleh Chelsea 2-0. Mourinho menerapkan strategi parkir bus dengan counter attack cepat dan hanya mengandalkan dari kesalahan lini belakang. Dalam match ini terjadi momen memorable bagi fans EPL yaitu kejadian gerrard kepleset yang membuat dia benar-benar kehilangan momen untuk juara EPL

Sesuai judul, Chelsea saat itu menjadi kingmakers bagi perebutan juara EPL dan membantu Manchester City untuk berhasil menyalip liverpool FC di tikungan terakhir kompetisi. Sungguh musim yang naas bagi fans Liverpool FC.

Musim 2015/2016. Persaingan antara Leicester FC vs Tottenham Spurs

Highlight Chelsea vs Tottenham 2-2 Musim 2015/2016

Musim ini adalah musim yang aneh bagi tim-tim besar liga inggris. Chelsea FC yang di musim sebelumnya merupakan juara bertahan justru terpuruk di papan tengah karena konflik internal mereka. Manchester United dengan Louis Van Gaal masih kesulitan kembali ke jejeran Top 4 dan ke puncak performa mereka setelah era Fergie, walaupun di musim itu LVG berhasil meraih trophy pertama setelah era fergie dengan mengantongi FA Cup. Namun performa di liganya mengecewakan.

Manchester City dengan Pellegrini juga mengalami penurunan performa permainan di liga. Ya walaupun saat itu City berhasil juara piala kaleng dan juga berhasil mencapai semifinal liga Champion pertama kalinya dalam sejarah klub mereka. Namun di kompetisi liga, City nyaris aja gagal masuk zona UCL karena hampir kesalip dengan MU yang memiliki point yang sama dengan mereka di liga namun beda selisih gol

Sebenarnya persaingan ini juga menempatkan Arsenal di dalamnya, namun seperti halnya Arsenal di musim-musim sebelumnya, penampilan mereka selalu inkonsisten di liga, paruh pertama liga luar biasa, pertengahan melempem, akhir musim baru ngebut lagi. Hal itu yang membuat Arsenal gagal memanfaatkan momen dimana tim-tim besar EPL lainnya yang lagi anjlok

Baca Juga : 10 Hal buruk yang dilakukan Arsenal dalam 15 tahun terakhir

Alhasil. Persaingan di tikungan akhir menjadi milik Leicester FC dan Tottenham Spurs. Musim itu merupakan musim yang luar biasa bagi Leicester FC. Semua tim-tim besar dibantainya, Vardy mencetak rekor pribadi dengan selalu mencetak gol beruntun selama 10 pertandingan lebih di liga. Kante pemain baru milik Leicester juga bermain sangat fenomenal, Selain itu ada Mahrez yang bermain dengan indah di depan bersama vardy.

Battle of Stamford Bridge 2016. Permainan kasar dan pertengkaran antar pemain yang
terjadi di derby london

Di saat Spurs harus berhadapan dengan Chelsea di Stamford Bridge di paruh kedua musim. Leicester FC sendiri membutuhkan Spurs kalah atau seri agar mereka berhasil menjadi juara tuk pertama kalinya di format EPL. Di babak pertama Spurs pun tampil dominan lawan Chelsea dengan unggul 2-0 di awal babak, Namun secara mengejutkan di babak kedua Chelsea berhasil mengejar ketertinggalan dan berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Membuat Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris

Pertandingan tersebut berjalan dengan sangat kasar penuh kartu kuning, bahkan di akhir pertandingan masih terjadi pertengkaran antar pemain dan mengakibatkan Gus Hiddink pelatih interm Chelsea saat itu terjatuh. Kedua tim pun dikenakan denda oleh FA karena tidak bisa menjaga pemain-pemain mereka dari keributan. Karena kerasnya permainan dan panasnya tensi pertandingan tersebut sehingga pertandingan tersebut dikenal sebagai “Battle of Stamford Bridge”

Setelah hasil seri tu dan secara matematis gagal mengejar Leicester, Spurs pun langsung anjlok permainannya dan justru disalip oleh Arsenal dari peringkat dua di akhir kompetisi

Musim 2019/2020. Persaingan antara Liverpool FC vs Manchester City

Highlight Chelsea 2-1 Manchester City musim 2019/2020

Sempat disinggung di awal artikel, Match antara Chelsea dan Manchester City yang membuat Liverpool FC juara lebih cepat dan memaksa Pep Guardiola dan City melakukan Guard of Honour terhadap liverpool di Kandang mereka yaitu Etihad di pertandingan selanjutnya. Ya walaupun dengan kondisi yang berbeda dari match decision lainnya oleh Chelsea karena jarak antara Liverpool dan City sudah cukup jauh yaitu berkisar 20 point

Musim ini sendiri merupakan duel lanjutan antara Juergen Klopp dan Pep Guardiola, di musim sebelumnya mereka bersaing sangat ketat dengan selisih point hanya 1 point saja. Namun sayang di musim 2019/2020 City performanya anjlok karena beberapa pemain belakangnya ada yang cidera serta dikena sanksi FFP oleh UEFA yang membuat mereka tidak bisa belanja leluasa seperti musim-musim sebelumnya.

Sempat tertunda karena Pandemik Corona yang membuat liga inggris tertunda 3 bulan karena di UK sendiri angka pasien corona termasuk tertinggi di dunia bahkan Perdana Menteri mereka sendiri terjangkit virus Corona. Namun saat kompetisi liga kembali dimulai, Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris dan membantu Liverpool untuk juara lebih cepat dengan mengalahkan Manchester City 2-1.

Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di Liga Inggris
Pulisic mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan dari Mendy

Ini juga merupakan dejavu dari musim 2013/2014 dimana persaingan juga terjadi diantara kedua tim itu yaitu Liverpool FC dan Manchester City dimana di musim itu Steven Gerrard yang melakukan kesalahan hingga menyebabkan kekalahan saat melawan Chelsea, namun kali ini giliran pemain Manchester City Benjamin Mendy yang membuat kesalahan

Itu dia momen-momen dimana Chelsea FC kembali menjadi Kingmakers di liga inggris. Namun ada cocoklogi unik lagi di setiap Chelsea FC menjadi kingmakers di liga inggris

Uniknya setiap Chelsea menjadi kingmaker di musim berikutnya mereka yang berganti menjadi rajanya. Musim 2014/2015 bersama Mourinho, Musim 2016/2017 bersama Antonio Conte dan apakah di Musim 2020/2021 menjadi milik Chelsea bersama Frank Lampard? Kita saksikan bersama aja 😀

Baca Juga : Ini dia tim Sepakbola Favorit para anggota kerajaan inggris