Menjalin Hubungan Sehat dengan Anak Remaja

Menjalin Hubungan Sehat dengan Anak Remaja

“Anak-anak tidak harus dapat selalu memahami orang dewasa karena mereka belum pernah menjadi orang dewasa. Sedangkan orang dewasa perlu bisa memahami anak-anak karena mereka pernah menjadi anak-anak.”

Pernahkah Anda membaca kutipan kalimat diatas?
Sepertinya itulah mengapa terkadang orang tua atau orang dewasa di sekitar kita akan cenderung lebih cerewet atau memberitahu kita banyak ‘wejangan’ dan semacamnya.
Karena, orang tua dan orang dewasa sudah pernah merasakan menjadi orang seusia kita.
Tapi bagi kita yang masih muda, akan lebih banyak membantah atau tidak begitu menurut dengan kata-kata atau nasehat dari orang yang lebih tua.
Siklus itu juga akan berputar, setelah kita menjadi dewasa atau bahkan menjadi orang tua bagi anak-anak, kita merasa sudah punya banyak pengalaman dan mulai bawel kepada adik ataupun anak.

Nah, hal yang cukup menyedihkan tentang menjadi orang tua adalah suatu hari, putra-putri Anda yang mungil, manis dan menggemaskan akan berubah menjadi remaja.

Tapi, daripada menyalahkan kesenjangan generasi, yukk ambil langkah untuk tetap terhubung dengan putra-putri Anda dan membangun hubungan yang sehat dengan mereka yang mulai tumbuh menjadi remaja.

Untuk Menjalin Hubungan Sehat dengan Anak Remaja, salah satunya kita bisa melakukan hal-hal di bawah ini :

                • Welcome Space •

Dorong putra-putri Anda untuk mengajak teman-temannya bermain atau menginap dirumah Anda.
Dengan cara ini, Anda dapat secara hati-hati memonitor siapa saja sih yang bergaul dengannya? siapa saja teman terdekatnya? tanpa harus menanyai dia berulang kali, yang malah mungkin akan membuatnya merasa tidak nyaman.

                   • Together Time •

Menginjak usia remaja, putra-putri Anda akan sibuk dengan sekolah dan teman-temannya, dan Anda mungkin jadi sering tidak melihatnya selalu dirumah lagi seperti saat mereka masih bayi.
Jadi, buatlah kesepakatan bersama dengan mewajibkan mereka untuk makan malam bersama dirumah.
Setiap bulan, pergilah makan malam keluarga bersama atau sempatkan pergi ke suatu tempat untuk menghabiskan waktu keluarga dan saling bercerita tentang hidup masing-masing.

                 • Show Your Love •

Para remaja terkadang merasa malu dengan hujan pelukan dan ciuman dari orang tuanya dan tidak akan membiarkan Anda memegang tangannya di depan umum.
Meskipun mereka tidak bermaksud menolak kasih sayang dari Anda lho yaa….

Jika begitu kasusnya, mungkin Anda bisa menunjukkan rasa sayang dengan jalan lain, seperti membuatkan kue atau cookies favoritnya, membelikan tiket ke acara yang ingin mereka tonton, atau memesan DVD band favoritnya maupun membelikan mereka barang atau ‘merchandise’ dari apa yang sedang mereka gemari saat ini sebagai hadiah untuk nilai baik yang didapatnya di sekolah atau karena mereka membereskan tempat tidurnya sendiri dan membantu mengerjakan tugas rumah seperti menyapu lantai ataupun mencuci piring misalnya?

                       • Just Listen •

Para remaja memiliki banyak hal dalam hidup mereka, entah karena stress di sekolah atau masalah dengan teman-temannya.
Mereka akan berpaling kepada Anda saat mereka membutuhkan tempat berlindung.
Jadi, biarkan mereka curhat, menangis, atau marah tentang apa pun yang mempengaruhi mereka.

Namun perlu diingat yahh Moms & Dads, jangan menghakimi mereka dan tidak menawarkan saran.
Siapkan telinga yang mendengarkan keluh kesahnya dan mereka akan tahu bahwa Anda akan selalu ada untuk mereka.

Jika mereka, para anak remaja merasa nyaman bercerita, curhat atau menumpahkan semua kekesalan serta apapun yang mereka rasakan kepada orang tuanya, artinya mereka percaya bahwa Anda adalah orang yang dapat mereka datangi untuk mencari solusi atas apa yang mereka hadapi sehingga mereka juga tidak akan curhat ke sembarang orang yang malah bisa jadi memberi dampak sebaliknya.
Sebagai orang tua, Anda juga jadi lebih mengerti apa yang anak hadapi setiap hari.


Hal ini bisa juga lho diterapkan untuk adik-adik Anda, jika Anda belum berkeluarga sepertiku.
Biasanya aku akan bertanya pada adik bungsuku yang sudah kelas 3 SMK tentang bagaimana hari-harinya di sekolah dan lain sebagainya.
Aku juga mengenal siapa teman-temannya karena mereka juga beberapa kali menginap di rumah.
Adikku juga tidak jarang menginap di rumah temannya.
Komunikasi yang baik memang menjadi hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan membuat kita bisa saling memahami satu sama lain.


Ditulis oleh : Aandzee

Remaja